Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

15 Tanda-tanda Awal Kehamilan Paling Umum

Beberapa tanda-tanda awal kehamilan yang umum dialami wanita disertai tips sederhana untuk mengatasi gejala yang tidak menyenangkan -

Anda sedang dalam program hamil dan bertanya-tanya bagaimanakah tanda-tanda awal kehamilan?

Tentu saja Anda bisa melakukan tes kehamilan untuk memastikan bahwa Anda hamil atau tidak, tapi sebenarnya Anda bisa merasakan sendiri tanda-tanda kehamilan pada diri Anda jauh lebih awal.

Anda mungkin mulai merasakan beberapa tanda kehamilan, seperti cepat lelah, mual, sering buang air kecil, dan nyeri payudara.

Untuk tema ini, kami merekomendasikan dua buah buku, yaitu:

  1. Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil dari dr. Rosdiana Ramli, SpOG.
  2. Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil dari dr. Riyani Limoa, SpOG
Silakan sesuaikan dengan kebutuhan Anda.

Tanda-tanda Awal Kehamilan Paling Umum

Berikut adalah beberapa tanda-tanda kehamilan dan saran ahli tentang bagaimana menanggapi gejala-gejala tersebut:


1. Kelelahan berlebihan

Anda akan merasakan kelelahan yang ekstrim dan sulit dijelaskan. Atasi dengan istirahat yang cukup dan hindari kafein.

Tidak ada yang tahu pasti apa yang menyebabkan kelelahan pada saat awal kehamilan, tapi para ahli menduga rasa lelah terjadi karena adanya perubahan hormonal (khususnya akibat kenaikan kadar progesteron secara signifikan).

Rasa lelah juga lebih mudah menyerang jika Anda merasa sedih atau depresi pada saat hamil.

Berapa lama rasa lelah ini akan terasa, berbeda-beda bagi tiap wanita. Namun, biasanya Anda akan kembali merasa normal saat usia kehamilan Anda memasuki trimester kedua.

Kemudian Anda akan mulai merasa kelelahan lagi ketika usia kehamilan memasuki trimester ketiga, atau di sekitar bulan ke-7 usia kehamilan Anda.

Pada saat itu, beban kehamilan Anda semakin berat dan mungkin Anda akan sulit tidur dengan nyenyak karena berbagai sebab, antara lain sakit punggung, sakit perut, kram pada kaki, pergerakan bayi dan terutama karena Anda akan lebih sering buang air kecil.

Atasi rasa lelah dengan beberapa tips sederhana berikut ini:
  • Beristirahat dengan cukup - Pastikan Anda mendapatkan cukup, bahkan Anda dianjurkan untuk beristirahat lebih banyak dari biasanya. Tidurlah lebih awal pada malam hari atau cobalah uintuk tidur di siang hari jika memungkinkan. Sebisa mungkin hindari minum beberapa jam sebelum tidur agar istirahat Anda tidak terganggu akibat desakan buang air kecil.
  • Atur ulang jadwal Anda - Jika pekerjaan atau aktivitas Anda saat ini terlalu menguras tenaga, Anda harus menyesuaikan jadwal Anda agar tidak terlalu sibuk. Anda bisa mengurangi jam kerja Anda di kantor atau menyewa asisten rumah tangga untuk menangani pekerjaan-pekerjaan rumah.
  • Makan menu sehat yang seimbang - Mengkonsumsi makanan dengan gizi yang seimbang akan sangat mendukung tingkat energi Anda. Pastikan Anda mengasup zat besi, protein dan kalori dalam jumlah yang cukup. Kelelahan akan terasa lebih parah jika Anda tidak mendapatkan nutrisi yang tepat. Anda juga harus memastikan bahwa tubuh Anda tetap terhidrasi dengan baik selama kehamilan dengan cara minum air dengan cukup.
  • Berolahraga dengan intensitas ringan hingga sedang - Meskipun Anda merasa sedikit malas, Anda harus mencoba untuk melakukan latihan olahraga. 30 menit berjalan kaki akan membuat Anda merasa lebih bertenaga. Olahraga sangat bermanfaat bagi ibu hamil.
Meskipun kelelahan bukan merupakan tanda kehamilan yang pasti 100%, tapi ini adalah gejala kehamilan paling umum. Anda akan merasakan kelelahan pada trimester pertama dan trimester ketiga kehamilan Anda.


2. Kurang nafsu makan

Beberapa wanita merasa enggan terhadap makanan, bahkan merasa mual walau hanya mencium bau makanan.

Kehilangan nafsu makan sering datang bersamaan dengan rasa mual dan muntah pada saat awal kehamilan dan gejala ini mempengaruhi sekitar 70-85 persen ibu hamil. Mungkin ini suatu cara alami tubuh Anda melindungi janin dari asupan makanan berbahaya.

Meningkatnya kadar hormon (antara lain hormon estrogen dan hormon kehamilan hCG) juga berperan dalam menimbulkan rasa mual dan sensitivitas penciuman sekaligus mengurangi nafsu makan Anda.

Anda mungkin juga merasakan seperti ada logam di mulut Anda.

Lakukan tips berikut ini jika Anda kehilangan nafsu makan pada saat hamil:
  • Minum - Memastikan asupan cairan Anda tercukupi lebih penting daripada mengasup kalori tertentu. Usahakan untuk minum delapan gelas sehari.
  • Makan dalam porsi kecil dengan sering - Makanlah enam porsi kecil sehari, setiap dua jam sekali. Jangan makan besar satu atau dua kali.
  • Asupan protein dan karbohidrat - Konsumsilah protein dan karbohidrat kompleks, yang akan membantu menjaga kadar gula darah Anda tetap stabil dan membuat Anda kenyang sedikit lebih lama. Buah-buahan seperti pisang adalah pilihan yang baik. Sertai dengan sesendok yoghurt untuk menambahkan asupan kalsium dan protein.
  • Hindari makanan yang beraroma tajam - termasuk diantaranya makanan pedas dan berlemak.
  • Mengatur suhu makanan - Sebagian wanita lebih menyukai makanan atau minuman dingin pada saat hamil. Sebagiannya lagi lebih menyukai hidangan panas. Bagaimana dengan Anda?
  • Konsumsi vitamin - Jadikan mengkonsumi vitamin prenatal sebagai rutinitas. Idealnya, Anda harus mulai mengkonsumsi vitamin setidaknya sebulan sebelum pembuahan, atau minimal pada saat pembuahan.


3. Lebih peka terhadap bau

Aroma yang tidak menyenangkan (seperti asap rokok) dan bahkan yang menyenangkan (seperti parfum pasangan Anda) kadang bisa membuat Anda mual selama tahap-tahap awal kehamilan.

Pemicu terjadinya gejala ini adalah perubahan hormon dalam tubuh Anda ketika hamil.

Naiknya kadar hormon estrogen dan hormon human chorionic gonadotrophin (hCG) yang terjadi pada trimester pertama kehamilan Anda menyebabkan Anda mudah merasa mual dan muntah hanya dengan mencium aroma tertentu.

Solusinya, hindarilah pemicu yang bisa membuat Anda mual.

Selain itu, Anda bisa mencoba melakukan beberapa tips berikut ini:
  • Masak dan makanlah makanan yang aromanya tidak memicu rasa mual Anda.
  • Biarkan jendela rumah Anda selalu terbuka bila memungkinkan, untuk memastikan pergantian udara segar dan menghalau bau apek di dalam rumah Anda.
  • Cucilah pakaian Anda lebih sering dari biasanya, karena serat pakaian cenderung meninggalkan bau.
  • Gantilah deodoran Anda. Beralihlah ke peralatan mandi atau pembersih yang tidak beraroma.
  • Hindari orang-orang yang merokok.
  • Hiruplah aroma mint, lemon, jahe, dan rempah-rempah lain yang bisa menetralisir aroma tajam yang tidak menyenangkan.


4. Merasa mual dan ingin muntah

Naiknya kadar hormon dalam tubuh wanita menyebabkan rasa mual dan ingin muntah. Gejala kehamilan ini biasanya hilang setelah minggu ke-19.

Penyebab mual pada awal kehamilan sebenarnya belum sepenuhnya dipahami oleh para ahli.

Namun, diduga penyebab rasa mual adalah meningkatnya produksi hormon kehamilan, yang dikenal sebagai human chorionic gonadotrophin (hCG). HCG adalah hormon yang diproduksi oleh tubuh wanita segera setelah terjadi pembuahan.

Beberapa penyebab lainnya adalah, meningkatnya kadar hormon estrogen, perut yang sensitif terhadap perubahan yang terjadi di dalamnya serta kelelahan atau stres.

Rasa mual biasanya dimulai sejak usia kehamilan memasuki minggu ke-4 sampai minggu ke-8 dan mereda sekitar usia kehamilan minggu ke-13 atau ke-14.

Namun, rasa mual juga bisa mulai terasa lebih awal dan bertahan lebih lama. Tidak semua wanita hamil akan mengalami mual pada tiga bulan pertama usia kehamilannya.

Jika Anda merasa mual, lakukan beberapa tips sederhana berikut ini:
  • Hindari makanan dan bau yang dapat memicu rasa mual tersebut.
  • Simpan biskuit di samping tempat tidur Anda dan makanlah beberapa pada saat bangun, sebelum Anda bangkit dari tempat tidur.
  • Makan dalam porsi kecil dengan sering sepanjang hari, bukannya tiga kali makan besar.
  • Makan makanan yang bertekstur kering, seperti nasi, roti, kentang. Hindari makanan yang kental dan berkrim.
  • Makan permen.
  • Pastikan kamar Anda terventilasi dengan baik. Anda juga bisa luangkan waktu untuk berjalan-jalan di luar rumah untuk menghirup udara segar.
  • Beristirahat dengan cukup.
  • Hirup aroma jahe atau lemon.
  • Konsumsi multivitamin yang mengandung vitamin B-6.


5. Pembengkakan dan nyeri pada payudara

Perubahan hormonal menyebabkan berubahnya kekenyalan payudara dan mengakibatkan rasa nyeri.

Selain peningkatan hormon estrogen dan progesteron, faktor lain yang menyebabkan nyeri dan bengkak pada payudara adalah pembangunan lemak di payudara sehingga meningkatkan aliran darah. Payudara Anda sedang bersiap-siap untuk menerima kehamilan dan menjadi penghasil ASI bagi bayi Anda nantinya.

Perubahan-perubahan lain yang terjadi pada payudara Anda antara lain:
  • Puting payudara - Selain terasa sedikit sakit dan kesemutan, puting Anda akan terlihat lebih menonjol.
  • Areola - Areola payudara Anda (daerah gelap di sekitar puting) menjadi lebih gelap dan membesar.
  • Pembuluh darah di sekitar payudara - Anda bisa melihat dengan jelas adanya urat-urat biru di bawah permukaan kulit payudara.
Kabar baiknya, payudara Anda akan terus tumbuh, tapi rasa nyeri akan berhenti setelah trimester pertama berlalu.

Payudara Anda akan kembali ke bentuk semula beberapa bulan setelah Anda melahirkan.


6. Sering buang air kecil

Pada awal kehamilan, rahim tumbuh dan menekan kandung kemih, memicu rasa untuk buang air kecil lebih sering.

Produksi hormon hCG yang berlebihan meningkatkan aliran darah ke daerah panggul dan ginjal, sehingga ginjal bekerja makin maksimal dalam membuang racun dari tubuh Anda.

Selain itu, seperti sudah disebutkan di awal, rahim yang menekan kandung kemih hanya menyisakan sedikit ruang untuk menampung air seni sehingga harus sering dibuang.

Tidak ada cara untuk menghindari hal ini, tapi usahakanlah untuk buang air kecil sebelum tidur agar tidur Anda tidak terganggu.

Lakukan tips sederhana berikut ini untuk menangani seringnya Anda buang air kecil:
  • Bersandarlah lebih condong ke arah depan ketika buang air kecil. Posisi ini bisa membantu mengosongkan kandung kemih Anda dengan lebih optimal.
  • Tetap minum dengan normal. Jangan berpikir untuk menghindari buang air kecil dengan cara mengurangi suplai cairan untuk Anda dan bayi Anda. Anda dan bayi dalam kandungan Anda membutuhkan cairan. Dehidrasi dapat menyebabkan infeksi saluran kemih.
  • Hindari minuman pemicu diuretik seperti kafein.


7. Puting payudara seperti kesemutan

Anda mungkin juga akan merasa kesemutan di sekitar puting payudara Anda.

Ini juga merupakan salah satu tanda-tanda awal kehamilan, dan kadang-kadang sudah terasa dalam waktu seminggu atau lebih setelah pembuahan.

Setelah tubuh Anda terbiasa dengan lonjakan hormon, sensasi ini akan mereda.


8. Flek dan kram

Adalah normal bagi wanita hamil untuk mengalami sedikit bercak/flek pada waktu Anda biasanya haid.

Anda mungkin akan melihat sedikit warna merah atau noda berwarna kecokelatan di pakaian dalam Anda, atau ketika Anda pipis.

Dari semua tanda-tanda kehamilan, perdarahan dan flek mungkin merupakan pengalaman yang paling menakutkan. Tapi Anda tidak perlu khawatir.

Bercak darah atau flek disebabkan karena implantasi embrio ke dinding rahim Anda. Flek ini biasanya berwarna merah muda, bukan berwarna merah tua seperti darah haid.

Jika Anda mengalami flek atau bercak selama satu atau dua hari sebelum tanggal haid Anda yang biasanya, Anda bisa melakukan tes kehamilan di rumah.

Jika hasilnya negatif, tunggu beberapa hari lalu lakukan tes lagi.

Normal juga apabila Anda merasa sedikit kram.

Sebenarnya para ahli belum bisa memastikan mengapa flek dan kram di awal kehamilan itu terjadi, tapi itu diduga disebabkan oleh proses implantasi sel telur di dalam rahim Anda, atau akibat pengaruh hormon yang bertugas mengatur menstruasi Anda.


9. Nyeri atau kram perut

Jika Anda beruntung, Anda tidak akan mengalami ini. Namun, morning sickness adalah tanda-tanda umum dari awal kehamilan.

Nyeri dan kram pada perut seringkali terjadi ketika kehamilan Anda menginjak usia sekitar enam minggu, meskipun bisa juga terjadi pada usia kehamilan empat minggu.

Anda mungkin akan merasa nyeri pada perut Anda selain mual dan muntah.

Nyeri perut pada awal kehamilan adalah hal normal. Nyeri ini terjadi akibat perubahan fisik tubuh Anda yang sedang bersiap menampung hadirnya bayi.
  • Beberapa wanita hamil merasakan nyeri dengan sedikit pendarahan ketika embrio tertanam di dinding rahim. Rasa nyeri ini biasanya terjadi di sekitar tanggal haid Anda.
  • Nyeri perut juga terjadi sebagai akibat dari rahim Anda yang mulai berubah bentuk dan tumbuh dalam rangka bersiap menampung bayi Anda.
  • Beberapa wanita mengalami nyeri ketika mereka mengalami orgasme saat berhubungan intim.
  • Pada sekitar usia kehamilan minggu ke-12, beberapa wanita mulai merasakan nyeri yang tajam di satu atau kedua sisi pangkal paha ketika berdiri, meregang atau berganti posisi. Ini hanyalah peregangan ligamen yang mendukung rahim Anda yang sedang tumbuh.


10. Kulit di sekitar puting payudara menjadi lebih gelap

Perubahan pada kulit memang normal terjadi selama kehamilan.

Salah satu perubahan paling awal yang mungkin terlihat adalah lingkaran di sekitar puting (areola) yang menjadi lebih gelap. Hal ini dapat terjadi pada usia kehamilan sekitar delapan minggu.

Anda juga dapat melihat bahwa benjolan di sekitar puting susu menjadi lebih jelas dan puting Anda lebih tegak.


11. Mengidam makanan

Mengidam makanan tertentu merupakan tanda kehamilan umum yang siapapun tahu.

Anda mungkin menjadi tidak suka pada beberapa jenis makanan, tetapi malah sangat ingin makanan yang lainnya.

Tanda-tanda kehamilan yang satu ini bisa terjadi sangat awal pada beberapa wanita, bahkan sebelum mereka sadar bahwa mereka sudah terlambat haid.

Beberapa ahli berspekulasi bahwa ngidam makanan tertentu sebenarnya menyimpan makna dibalik itu.

Sebagai contoh, ahli berpendapat bahwa ngidap es atau zat yang bukang merupakan makanan (seperti tanah), bermakna bahwa sang calon ibu kekurangan zat besi atau zat seng

Contoh lainnya, kekurangan magnesium dapat memicu ngidam coklat dan makanan lain yang mengandung magnesium termasuk biji-bijian, kacang-kacangan dan sayuran hijau seperti bayam.

Demikian pula, ngidam daging merah adalah tanda kekurangan protein.

Namun hingga saat ini, tidak ada bukti ilmiah yang mendukung adanya hubungan antara mengidam dengan apa yang dibutuhkan oleh tubuh ibu hamil.

Beberapa wanita merasakan seperti ada rasa logam pada mulut mereka, wanita lain mungkin tidak tahan dengan rasa kopi dll.
Anda mungkin menyadari bahwa hidung Anda juga menjadi lebih sensitif terhadap aroma makanan.
Mengidam umumnya tidak berbahaya, kecuali kalau Anda mengidam makanan yang bisa membahayakan kesehatan janin Anda atau jika Anda mengidam makan zat yang bukan merupakan makanan.

Cara untuk mengatasi mengidam yang tidak sehat adalah, jangan lewatkan sarapan pagi dan perbanyak olahraga ringan.

Jika Anda mengidam zat yang bukan makanan seperti kapur, sabun, tepung atau es batu, berkonsultasilah dengan dokter Anda.


12. Tidak haid

Jika biasanya haid Anda cukup rutin dan tepat waktu, namun kali ini terlambat, Anda mungkin harus segera melakukan tes kehamilan.

Tetapi jika menstruasi Anda biasanya tidak teratur, Anda mungkin tidak menyadari bahwa haid Anda kali ini terlambat dan Anda kemungkinan sedang hamil.

Dalam hal ini, nyeri dan perubahan pada payudara, rasa mual dan sering buang air kecil adalah tanda-tanda kehamilan yang mungkin bisa menjadi petunjuk paling awal bagi Anda yang haidnya kurang teratur.


13. Tes kehamilan menunjukkan hasil positif

Kebanyakan tes kehamilan rumahan akan memberikan hasil yang dapat diandalkan jika Anda melakukan tes setidaknya sehari setelah Anda menyadari bahwa menstruasi Anda terlambat.
Tes kehamilan rumahan memiliki tingkat akurasi hingga 99%.


14. Sesak nafas

Beberapa wanita merasa agak sesak napas di awal kehamilan mereka dan kadang-kadang sesak nafas ini terasa hingga sepanjang periode kehamilan.

Anda membutuhkan lebih banyak pasokan oksigen selama masa kehamilan dan tubuh Anda melakukan penyesuain untuk memenuhi kebutuhan oksigen ini. Peningkatan kadar hormon, khususnya progesteron, secara langsung mempengaruhi paru-paru Anda dan merangsang pusat pernapasan di otak Anda.

Meskipun jumlah napas yang Anda hirup per-menit hanya berubah sedikit saja selama Anda hamil, namun volume udara yang Anda hirup dan hembuskan meningkat secara signifikan.

Seiring usia kehamilan bertambah, rahim Anda tumbuh dan menekan diafragma Anda. Pernapasan Anda akan terasa lebih berat, lebih-lebih jika Anda hamil anak kembar atau air ketuban Anda terlalu banyak.

Meskipun sedikit sesak nafas pada saat awal kehamilan umumnya tidak berbahaya, Anda bisa melakukan tips berikut ini untuk membantu mengatasinya:

Duduk tegak dan condongkan bahu Anda agak ke belakang untuk memberikan ruang seluas mungkin kepada paru-paru Anda. Pada saat berbaring di tempat tidur, tambahkan beberapa bantal untuk menopang kepala Anda.

Setelah Anda melahirkan, pernapasan Anda akan segera kembali normal seperti sediakala.

Intinya, sesak nafas di awal kehamilan terjadi karena tubuh Anda membutuhkan oksigen tambahan untuk mengakomodasi perkembangan janin.


15. Perubahan fisik lainnya

Kalau Anda merasakan beberapa ciri-ciri kehamilan dari yang disebutkan diatas, cobalah untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mengkonfirmasi perubahan-perubahan fisik lainnya, seperti perubahan warna vagina, leher rahim dll sebab seringkali tanda-tanda kehamilan sangat mirip dengan gejala pra-menstruasi.

Simak review kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG jika Anda atau pasangan Anda membutuhkan panduan yang lengkap dan terarah seputar cara cepat hamil dan tips memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia.

Bagi Anda yang sudah hamil, kami merekomendasikan buku Panduan Lengkap Untuk Ibu Hamil untuk menemani Anda menjalani 9 bulan masa kehamilan dan membantu Anda memiliki kehamilan dan persalinan yang sehat.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.