Buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil

Cara Cepat Hamil Setelah Keguguran

Bagaimanakah cara agar bisa segera hamil lagi setelah keguguran? Apakah penyebab keguguran? Bagaimanakah kemungkinan terjadinya keguguran pada kehamilan berikutnya? - 

Anda baru saja keguguran dan ingin segera hamil lagi? Anda mungkin merasa bingung mengenai apa penyebab keguguran dan bagaimanakah kemungkinan Anda mengalami keguguran lagi pada kehamilan berikutnya?

Pada artikel kali ini kami akan membantu Anda memahami bagaimanakah peluang kehamilan setelah keguguran, dan langkah-langkah yang dapat Anda ambil untuk memperoleh kehamilan yang sehat.

Tips Cara Cepat Hamil Setelah Keguguran

Apa yang menyebabkan keguguran?

Keguguran adalah hilangnya tanda-tanda kehamilan sebelum usia kehamilan memasuki minggu ke-20.
Sebagian besar keguguran terjadi karena janin tidak berkembang secara normal.
50 persen diantaranya terjadi karena adanya masalah dengan kromosom bayi.

Sebagian besar masalah kromosom ini terjadi pada saat embrio membelah dan mulai berkembang (bukan karena masalah warisan dari orang tua).

Sebagiannya lagi, keguguran terjadi karena kondisi kesehatan seperti diabetes yang tidak terkontrol atau masalah rahim.
Namun seringkali penyebab keguguran tidak diketahui.
Sekitar 10 sampai 20 persen ibu hamil mengalami keguguran.

Jumlah keguguran yang sebenarnya mungkin lebih tinggi dari itu karena banyak wanita yang mengalami keguguran dini, bahkan sebelum mereka tahu bahwa mereka sedang hamil.

Buku yang direkomendasikan untuk tema ini adalah buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil dari dr. Rosdiana Ramli, SpOG.


Bagaimana kemungkinan terjadinya keguguran lagi di kemudian hari?

Keguguran biasanya terjadi hanya satu kali.

Sebagian besar wanita yang mengalami keguguran, biasanya bisa hamil lagi dengan sehat setelah keguguran tersebut. Hanya sebagian kecil wanita (sekitar 1 persen) yang mengalami keguguran dua kali atau lebih.

Pada wanita yang baru satu kali mengalami keguguran, persentase risiko keguguran pada kehamilan berikutnya adalah sekitar 14 persen.

Setelah dua kali keguguran, risikonya meningkat menjadi sekitar 26 persen.

Setelah tiga kali keguguran, risiko keguguran berikutnya naik lagi menjadi sekitar 28 persen.


Adakah tes khusus yang direkomendasikan untuk menjalani program hamil pasca keguguran?

Jika Anda mengalami dua kali keguguran atau lebih secara berturut-turut, temui dokter Anda untuk menanyakan apakah Anda perlu menjalani pemeriksaan untuk mengidentifikasi penyebab keguguran.

Berkonsultasilah dengan dokter sebelum Anda memulai program hamil lagi.

Anda mungkin diminta untuk menjalani tes berikut:
  • Tes darah. Sampel darah Anda akan dievaluasi untuk mendeteksi adanya masalah dengan hormon atau sistem kekebalan tubuh Anda.
  • Tes kromosom. Anda dan pasangan harus menjalani tes lanjutan untuk memeriksa apakah ada masalah dengan kromosom salah satu atau keduanya. Jaringan yang keluar dari proses keguguran (jika ada) juga akan diuji.

Anda juga bisa menjalani pemeriksaan tertentu untuk mendeteksi adanya masalah pada rahim. Sebagai contoh:
  • USG. Metode pencitraan ini menggunakan gelombang suara frekuensi tinggi untuk menghasilkan gambaran yang akurat dari struktur dalam tubuh Anda.

    Dokter akan menempatkan sebuah perangkat ultrasound (transduser) di atas perut Anda atau melalui vagina Anda untuk mendapatkan gambaran di dalam rahim Anda.

    USG bisa mengidentifikasi masalah yang mungkin ada di dalam rahim Anda, seperti adanya fibroid dalam rongga rahim.


  • Hysteroscopy. Dokter menyisipkan sebuah instrumen tipis, yang disebut hysteroscope melalui leher rahim Anda ke dalam rahim Anda untuk mendiagnosa dan mengobati masalah intrauterin.


  • Hysterosalpingography. Dokter memasukkan kateter dalam leher rahim Anda, guna melepaskan cairan kontras ke dalam rahim Anda.

    Cairan tersebut menelusuri seluk-beluk rongga dan saluran tuba fallopi di dalam rahim Anda sehingga didapat pencitraan sinar X.

    Prosedur ini menampilkan informasi tentang kontur internal rahim dan saluran tuba fallopi.


  • Sonohysterogram. Tes semacam USG ini dilakukan setelah sebelumnya dokter memasukkan cairan ke dalam rahim Anda melalui vagina dan leher rahim.

    Prosedur ini memberikan gambaran tentang kontur internal rahim, permukaan luar rahim dan dapat mendeteksi apabila terdapat hambatan apapun yang mungkin ada di saluran tuba fallopi.
Jika penyebab keguguran Anda ternyata masih belum dapat diidentifikasi, jangan putus asa. Sebagian besar wanita meskipun mengalami keguguran beberapa kali, pada akhirnya bisa hamil dengan sehat.

Menjalani program hamil setelah keguguran tidak jauh berbeda dengan waktu normal lainnya, tetapi ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan.


Tips cara cepat hamil setelah keguguran

Berikut adalah beberapa tips untuk membantu Anda cepat hamil lagi setelah mengalami keguguran.

1. Konsumsi vitamin setiap hari

Wanita dianjurkan untuk mengkonsumsi 400 mcg asam folat, dimulai tiga bulan sebelum memulai program hamil.

Asam folat sangat penting, bukan hanya untuk mencegah cacat pada sel telur, tetapi juga mengurangi risiko keguguran.

Wanita dengan kadar asam folat yang rendah, memiliki risiko lebih besar untuk mengalami keguguran dan mengembangkan janin dengan cacat kromosom.

Kami memberikan bonus suplemen asam folat bagi pembeli buku Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil.


2. Menjalani gaya hidup sehat

Selalu berusaha untuk memiliki tubuh yang sehat adalah salah satu hal terbaik yang bisa Anda lakukan untuk meningkatkan kesuburan dan peluang Anda untuk hamil.

Bahkan, para peneliti telah menemukan bahwa makan buah-buahan dan sayuran segar secara teratur dapat mengurangi risiko keguguran hingga 50 persen.

Olahraga teratur juga penting, tetapi Anda perlu membatasi aktivitas berat sebelum dan selama kehamilan. Jangan olahraga secara berlebihan.

Hentikan merokok, minuman keras dan penggunaan obat-obatan terlarang.


3. Persiapkan diri Anda

Setelah keguguran, Anda bisa mulai program hamil lagi kapan saja. Tidak ada waktu khusus yang lebih baik atau lebih buruk untuk langsung mencoba hamil lagi.

Beberapa pasangan mungkin ingin langsung segera memulai lagi, sementara pasangan lain mungkin ingin menunda hingga beberapa saat.

Kami menyarankan untuk menunggu sampai Anda melewati setidaknya satu siklus menstruasi sebelum memulai lagi program hamil Anda. Alasannya adalah, untuk memberi waktu bagi tubuh Anda memulihkan diri dan memastikan Anda siap secara emosional.

Namun, pada dasarnya tidak ada alasan medis untuk menunda program hamil setelah keguguran.


4. Bercinta pada masa subur

Mengamati tanda-tanda kesuburan (dan bercinta pada saat Anda subur) adalah cara terbaik untuk cepat hamil.

Ada beberapa tanda-tanda yang perlu Anda perhatikan, termasuk diantaranya nyeri payudara, nyeri ovulasi dan bertambahnya lendir serviks. Semua ini adalah tanda-tanda bahwa ovulasi makin dekat.

Baca artikel kami mengenai Cara Menghitung Masa Subur.


5. Jangan putus asa

Wanita yang sudah mengalami keguguran beberapa kali, mungkin mulai bertanya-tanya apakah ia memang ditakdirkan untuk menjadi wanita yang tidak bisa memiliki anak.

Satu hal yang perlu Anda ingat, banyak sekali wanita yang akhirnya bisa hamil secara sehat dan alami, bahkan setelah mengalami beberapa kali keguguran.

Jadi, teruslah berharap dan jangan pernah putus asa.

(Buku yang direkomendasikan: Panduan Cara Cepat Hamil dari dr. Rosdiana Ramli, SpOG).


Kapan waktu terbaik untuk memulai program hamil setelah keguguran?

Bagi hampir semua wanita, keguguran menyebabkan depresi. Anda dan pasangan Anda mungkin juga merasakan marah, sedih atau bahkan merasa bersalah.

Jangan berlarut-larut dalam kesedihan.

Normalnya, Anda akan dilarang untuk berhubungan intim selama dua minggu setelah keguguran untuk mencegah terjadinya infeksi. Temui dokter Anda untuk meminta saran terkait kondisi kesehatan Anda.

Anda mungkin akan mulai menstruasi lagi paling lama dalam waktu enam minggu setelah keguguran. Namun, tetap ada kemungkinan Anda hamil jika Anda melakukan hubungan intim sebelum periode menstruasi Anda kembali.

Setelah Anda merasa siap untuk hamil setelah mengalami keguguran, berkonsultasilah dengan dokter Anda.

Perhatikan juga beberapa panduan berikut ini:
  • Bagi yang baru mengalami keguguran satu kali.
    Beberapa penelitian telah menunjukkan bahwa wanita yang berhasil hamil dalam waktu enam bulan setelah mengalami keguguran, risiko komplikasi yang dihadapinya lebih sedikit dibandingkan wanita yang menunggu lebih lama untuk memulai program hamil lagi.

    Jika Anda sehat dan merasa siap, Anda  tidak perlu menunggu terlalu lama untuk hamil lagi setelah keguguran.


  • Bagi yang telah mengalami dua kali keguguran atau lebih.
    Jika Anda sudah pernah mengalami dua kali keguguran atau lebih, temui dokter Anda.

    Dia mungkin akan meminta Anda menjalani tes untuk menentukan penyebab keguguran berulang serta mungkin merekomendasikan Anda untuk menjalani perawatan sebelum memulai program hamil lagi.

Apakah lebih cepat lebih baik?

Meskipun beberapa ahli menyarankan untuk segera memulai program hamil setelah mengalami keguguran, World Health Organization (WHO) merekomendasikan untuk menunggu selama setidaknya enam bulan.

Sebuah studi telah dilakukan terhadap 30.937 wanita yang mengalami keguguran pada kehamilan pertama mereka. Penyebab keguguran diabaikan.

Hasilnya adalah, wanita yang hamil dalam rentang waktu enam bulan sejak keguguran, risiko komplikasinya lebih rendah dibanding mereka yang menunggu lebih lama untuk hamil lagi setelah keguguran.

Wanita yang menunda hingga dua tahun untuk hamil lagi setelah keguguran memiliki risiko lebih tinggi untuk menderita kehamilan ektopik yang berpotensi mengancam nyawa.

Mereka juga lebih berisiko untuk melahirkan melalui operasi caesar, melahirkan bayi secara prematur atau melahirkan bayi dengan berat lahir yang rendah.

Namun demikian, memang ada beberapa kelompok wanita yang mungkin memang harus menunggu lebih lama sebelum mencoba untuk hamil lagi, antara lain wanita yang menunjukkan tanda-tanda infeksi.


Faktor Usia

Wanita yang berusia 35 atau lebih, mungkin akan mengalami kesulitan untuk hamil lagi dan juga risiko keguguran meningkat seiring pertambahan usia.


Apa yang harus Anda lakukan berikutnya?

Seringkali, memang tidak ada yang bisa Anda lakukan untuk mencegah keguguran.

Namun, Anda tetap harus menjalani gaya hidup sehat sebelum memulai program hamil dan lanjutkan gaya hidup sehat selama masa kehamilan Anda. Ini penting untuk Anda dan bayi Anda.

Konsumsilah vitamin prenatal setiaphari atau suplemen asam folat, yang mana idealnya dimulai beberapa bulan sebelum pembuahan.

Jagalah berat badan yang sehat dan batasi konsumsi kafein. Hindari alkohol, rokok dan obat-obatan terlarang.

Jika Anda sudah pernah mengalami beberapa kali keguguran, otomatis kehamilan berikutnya harus direncanakan dan dipantau dengan lebih hati-hati dan terencana

Setelah Anda berhasil hamil lagi setelah keguguran, Anda mungkin akan merasa gembira (yang juga diikuti perasaan cemas dan takut akan terulang lagi).

Anda mungkin menjadi ragu-ragu untuk menyebarluaskan kabar baik ini ke keluarga dan teman-teman Anda, sampai akhir masa kehamilan Anda.

Perasaan duka dan khawatir atas kehilangan sebelumnya, mungkin juga akan muncul kembali bahkan setelah Anda melahirkan. Ini normal. Mintalah dukungan dari pasangan, keluarga dan teman-teman Anda.

Simak ulasan kami mengenai buku laris Panduan Lengkap Cara Cepat Hamil karya dr. Rosdiana Ramli, SpOG jika Anda atau pasangan Anda membutuhkan panduan yang lengkap dan terarah seputar cara cepat hamil dan tips memaksimalkan kesuburan pada berbagai tingkatan usia.

Semoga Anda sehat selalu!



Centang kotak "Also post on Facebook" sebelum Anda meninggalkan komentar. Terima kasih.